Selasa, 28 Mei 2013

Kembalinya Rossi (The Doctor is Back and Join the Party)

Kembalinya Rossi (The Doctor is Back and Join the Party)


Perhelatan MOTOGP 2013 baru saja dimulai dinihari tadi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perhelatan pertama dilaksanakan di sirkuit Losail Qatar. Sebagai salah seorang penggemar MOTOGP dan juga penggemar ‘The Doctor’, rasanya tidak menyesal saya belain bangun jam 2 pagi untuk menyaksikan seri pertama ini.

136537208797545308
Alasannya tidak lain lain karena faktor entertaint dari seorang Valentino Rossi. Setelah dua musim yang buruk bersama Ducati, tahun ini Rossi akhirnya memutuskan kembali ke Yamaha. Meski banyak yang meragukan bahwa Rossi sudah ‘habis’ saya sendiri tidak percaya hal itu. Dan setidaknya itu dibuktikannya malam ini.
Memulai balapan dari grid ke 3 tepatnya dari posisi ke 7 Rossi tampil start cukup bagus dengan menyodok ke posisi 4. Namun itu tidak berlangsung lama. The Doctor melakukan sedikit kesalahan dan harus kembali tercecer di posisi 6 di belakang Stefan Bradl.
Namun ini yang justru membuat tontonan semakin menarik. Rossi kembali dengan gaya klasiknya. Dia menunjukkan kualitas dan pengalamannya sebagai juara dunia 9 kali. Meski tertahan cukup lama di belakang Stefan Bradl akhirnya dia bisa mengasapi Bradl dan berada di posisi 5. Di baris depan Lorenzo sudah memimpin cukup jauh. Sementara di baris kedua ada Pedrosa, Marquez, dan Crutchlow di posisi dua sampai empat. Jarak Rossi dengan Crutchlow saat itu sekitar 3,9 detik.
Dan pertunjukan ala ‘The Doctor’ pun dimulai.
Sedikit demi sedikit Rossi mulai memangkas gapnya dengan Carl Crutchlow. Hingga akhirnya 7 lap menjelang finish Rossi sudah berada tepat di belakang pembalap Yamaha Teh 3 itu. Tak perlu waktu lami bagi Rossi untuk ‘menaklukkan’ Carl. Carl Crutchlow pembalap berbakat yang masih cukup muda itu menjadi korban pertama Rossi. Sial buat Carl, setelah dilewati oleh Rossi dia tidak mampu memberikan perlawanan, tapi malah melebar ke luar lintasan.

13653721441235368251

Setelah Carl, kali ini Pedrosa yang harus ‘mengalah’ pada Rossi. Dia harus merelakan posisi ke 3 diambil The Doctor.Sebelumnya Pedrosa sempat berada di posisi runner up, namun juniornya di Repsol Honda, si Marc Marquez yang disebut-sebut sebagai the next Valentino Rossi itu malah menyalipnya. Dan Pedrosa tidak bisa berbuat banyak. Hmmm, sungguh bukan malam yang indah untuk Pedrosa.

13653722082107714703
3 Lap menjelang finish (lap 19), terjadi perebutan posisi runner up yang seru antara Rossi dengan salah satu penggemarnya, Marc Marquez. Marquez yang berstatus Rookie ini tampak tidak canggung untuk bertarung dengan idolanya itu. Di lap ke 20 Rossi berhasil mengambil alih posisi 2. Namun Marquez belum menyerah, dia masih ingin fight. Dan dia menunjukkan kualitasnya, di tikungan selepas trek lurus yang cukup panjang Marc berhasil kembali mengambil alih posisi 2. Dia mengambil sisi dalam racing line Rossi. Sayangnya itu tak berlangsung lama, kali ini pengalaman dan kematangan seorang Rossi yang berbicara. Di tikungan berikutnya Rossi kembali menyusul Marc untuk mengamankan posisi runner up.

13653722551879366108

Hingga bendera finish dikibarkan posisi tersebut tidak berubah. Lorenzo sudah tak terkejar lagi dan keluar sebagai juara, diikuti Rossi, Marquez, Pedrosa dan Crutchlow.
1365372305820671411

Dan akhirnya detak jantung saya kembali normal. :) Momen yang sudah lama tidak saya rasakan karena dua tahun belakangan MOTOGP bisa dibilang cukup ‘mambosankan’. Pertarungan hanya berkutat pada Lorenzo dan Perdrosa ditambah Stoner. Dan itupun tidak seseru kalau Rossi yang jadi aktornya. He.he…
Selamat untuk Lorenzo, tapi lain kali The Doctor tidak akan membiarkanmu.. :)
Tapi menurut saya ini malamnya Rossi dan Marquez. Dengan status mereka sekarang, mereka bisa menunjukkan pertunjukan yang sangat menghibur malam ini. Sebagai penonton saya sendiri sih tambah senang kalau MOTOGP semakin kompetitif. Dan saya yakin tahun ini MOTOGP akan lebih seru dibandingkan 2 tahun belakangan .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar